Buton,Penaaktual.id – Di tengah keterbatasan anggaran, warga Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu, memilih bergerak sendiri. Melalui musyawarah desa, mereka sepakat patungan Rp100 ribu per kepala keluarga untuk memperbaiki jalan tani menuju kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) yang selama bertahun-tahun rusak.
Kepala Desa (Kades) Wasumba, Rawardin mengatakan, kesepakatan itu diambil dalam musyawarah desa yang digelar di aula kantor desa Wasuamba pada Jumat (5/6/2026).
Musyawarah dihadiri perwakilan RT/RW, tokoh masyarakat, petani, dan perangkat desa. Jalan tani sepanjang ± 800 M itu selama ini rusak parah dan menyulitkan akses warga membawa hasil kebun.
“Kami sepakat jalan ini harus segera diperbaiki karena jadi urat nadi petani. Hasil musyawarah, warga setuju kumpul iuran sukarela sesuai kemampuan,” ungkapnya.
Ketua BPD Desa Wasuamba, Hasan, menambahkan, nominal iuran dipatok sama rata. sebesar Rp100 per KK . Dana dikelola bendahara tim gotong royong dan akan dicatat terbuka.
“Semua pemasukan-pengeluaran nanti kami tempel di balai desa dan grup WA warga. Targetnya kerja bakti dimulai sampai selesai,” jelasnya.
Menurut Hasan, rencana perbaikan meliputi pengerasan dengan batu dan pasir. Warga akan kerja bakti. Kepala Desa memastikan iuran hanya dipakai untuk jalan tani dan tidak ada paksaan ke warga yang tidak mampu.
“Saat ini kami masih mendata iuran warga sambil menyusun RAB,” pungkasnya(Adm/Jaka).
