Warga Desa Wasuamba Hilang Usai Berkebun, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Wa Sani (70), seorang petani perempuan yang berdomisili di Dusun Sukanaeo, Desa Wasuamba. Dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah hingga saat ini. 

Buton, Penaaktual.id – Seorang warga Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah usai beraktivitas di kebun. Korban diketahui bernama Wa Sani (70), seorang petani perempuan yang berdomisili di Dusun Sukanaeo, Desa Wasuamba.

Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Lasalimu, Tim SAR Kabupaten Buton, Koramil 1413-10 Lasalimu, serta Kepala Desa Wasuamba. Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.

Berdasarkan keterangan saksi sekaligus anak kandung korban, Rajiun, peristiwa bermula pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, korban berpamitan untuk pulang lebih dahulu sebelum kegiatan penanaman padi selesai.

Korban kemudian berjalan kaki seorang diri dengan rencana akan disusul dan diantar pulang setelah pekerjaan di kebun rampung.
Saksi sempat menyarankan korban untuk menunggu di rumah kebun milik pamannya.

Namun, sekitar pukul 16.00 WITA, saat saksi menyusul menggunakan sepeda motor ke lokasi yang telah disepakati, korban tidak ditemukan. Saksi kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke kampung karena mengira korban telah lebih dulu dibonceng oleh saudaranya bernama Usman.

Setibanya di rumah, saksi tidak langsung mengecek keberadaan korban di rumah Usman. Keesokan harinya, Selasa 20 Januari 2026, saksi mendatangi rumah Usman untuk memastikan keberadaan korban. Namun, korban juga tidak berada di sana.

“Setelah memastikan korban tidak berada di rumah saudara, kami menyimpulkan bahwa ibu telah hilang sejak sehari sebelumnya,” ujar Rajiun.

Menyadari hal tersebut, pihak keluarga bersama warga Desa Wasuamba langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi awal hilangnya korban.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus berlangsung.

Pihak keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban dapat segera melaporkannya kepada aparat desa atau pihak berwenang setempat.(Adm/Jaka). 

Bagikan Postingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *