Buton,Penaaktual.id – Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kelurahan Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, berlangsung khidmat dan semarak. Rangkaian kegiatan bernuansa Islami yang dipusatkan di Masjid Ar-Rahman tersebut diisi dengan dzikir akbar, doa bersama, tausiah agama, hingga pawai obor yang diikuti ratusan warga.
Peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung tema “Menyambut Tahun Baru Islam Sebagai Wadah untuk Bermuhasabah”. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipandu oleh Ustaz Irwan Rahmadi Nur, S.T.
Dalam tausiahnya, Ustaz Irwan menjelaskan bahwa 1 Muharram memiliki makna mendalam bagi umat Islam sebagai momentum hijrah dan evaluasi diri menuju kehidupan yang lebih baik.
“Hijrah merupakan simbol perjuangan dan pengorbanan. Maknanya adalah keberanian untuk berpindah dari zona nyaman atau meninggalkan perilaku yang kurang baik menuju pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, pergantian tahun Hijriah menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas amal dan perbuatan yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan. Sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW, kata dia, mengajarkan umat Islam untuk senantiasa memohon petunjuk Allah SWT dalam mengambil keputusan serta meyakini bahwa Allah selalu mendampingi hamba-Nya.
Sementara itu, Ustaz Nur Wahid dalam ceramahnya mengajak masyarakat untuk memperbanyak amalan-amalan utama di bulan Muharram, seperti menjalankan puasa sunnah Tasu’a dan Asyura, meningkatkan sedekah, serta memperbanyak membaca Al-Qur’an dan berdzikir.
“Bersedekah di awal tahun dapat menjadi sarana membantu sesama sekaligus membersihkan diri dari dosa-dosa,” pesannya.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan tim Hadrah dari Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan, yang membawakan lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW di bawah pimpinan Ustaz Nur Wahid.
Peringatan 1 Muharram tersebut dihadiri Camat Lasalimu yang diwakili Kudus, S.IP, Lurah Kamaru Marlina, S.Sos, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim, serta para pelajar tingkat SMA, SMP, dan SD.
Pada malam harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pawai obor yang mengelilingi sejumlah ruas jalan di wilayah Kelurahan Kamaru. Para peserta kirab berjalan sambil melantunkan shalawat, menciptakan suasana religius yang penuh kebersamaan.(Adm/Jaka).












