Buton, Penaaktual.id – Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Kamaru pada Minggu Malam, 16 November 2025, sekitar pukul 22.30 wita. Api yang cepat membesar itu menghanguskan delapan unit rumah warga dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp. 2 milyar.
Meski Kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Delapan warga pemilik rumah yang terdampak antara lain : La Maidin, La Rudi, La Asunu, La Asari, Waode Jaharaeni, La Ode Muji, Nurhaya dan Nasrudin.
Kebakaran dengan cepat merambat karena struktur rumah saling berdempetan dan sebagian besar material bangunan adalah kayu, sehingga api mudah menjalar ke bangunan lain.
Warga sekitar langsung berupaya membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun besarnya kobaran si jago merah membuat upaya itu tidak efektif pada tahap awal. Proses pemadaman akhirnya berlangsung hampir dua jam, sebelum dilanjutkan dengan pendinginan menggunakan alat penyedot air milik warga setempat.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan aparat terkait.
La Rudi salah satu warga yang terdampak keganasan si jago merah berharap pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap musibah yang dialaminya.
Selain itu, dirinya berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kesiapsiagaan bencana, terutama dengan menyediakan unit mobil pemadam kebakaran di wilayah mereka yang jauh dari ibukota kota Kabupaten.
“Kami hanya bisa berusaha dengan alat seadanya. Kami sangat berharap pemerintah memberikan perhatian dengan masalah yang kami hadapi,” pungkasnya. (Adm/Jaka)
