Buton, Penaaktual.id – Kabupaten Buton raih penghargaan Kabupaten Layak Anak 2025 predikat pertama. Predikat itu diumumkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, pada malam penghargaan KLA tahun 2025, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat,
Kementerian PPPA mencatat sebanyak 355 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025. Proses penilaian kabupaten/kota layak anak 2025 ini memakan waktu hampir satu tahun setengah dengan melibatkan berbagai kementerian/lembaga.
“Penghargaan Kabupaten Layak Anak ini mengacu kepada UU Perlindungan Anak untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak atau IDOLA pada tahun 2030. Pada 2025, kami melakukan proses penilaian yang cukup panjang dari Januari sampai dengan Juni 2024,” kata Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jum’at, 8 Agustus 2025.
Arifah mengatakan pada Juli hingga Desember 2024 evaluasi dilakukan oleh masing-masing provinsi sebelum diajukan ke Kementerian PPPA. Kemudian, hasil evaluasi tersebut dilanjutkan dari Provinsi menuju ke Kementerian PPPA.
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra diwakili Pj Sekda Buton La Ode Syamsudin S.Pd M.Si menyaksikan malam penghargaan KLA Awards secara daring bersama Ketua TP PKK Buton, Ny Maimuna Moko Syarifudin Saafa, Ketua Bhayangkari, Ny Viera Stely Ali Rais, Kabag Ops AKP Baharuddin, Asisten II Nanang Lakaunge SKM M.Si, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Camat se-Kabupaten Buton.
La Ode Syamsudin mengatakan keberhasilan Kabupaten Buton meraih KLA Awards tersebut tidak lepas dari perhatian terhadap pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak sipil, pendidikan, kesehatan, serta fasilitas bermain yang aman dan ramah anak.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menganugerahkan Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 kepada 355 kabupaten/kota, yang terdiri atas 22 kategori Utama, 69 kategori Nindya, 125 kategori Madya, dan 139 kategori Pratama.
“Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan para gubernur, bupati, wali kota, beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak,” kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi.
Penganugerahan penghargaan KLA sejalan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan negara untuk memenuhi seluruh hak anak, memberikan perlindungan, serta menghargai pandangan mereka, sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi melalui berbagai peraturan perundang-undangan.
Kepada awak media, Jenderal ASN Buton itu menuturkan penghargaan tersebut sebagai memotivasi Pemerintah Daerah Kabupaten Buton dan seluruh jajaran Forkopimda dalam memperhatikan Kabupaten Buton sebagai Kabupaten layak anak.
“Kedepan mudah-mudahan kategori yang diraih lebih baik lagi dari kategori tahun ini, tahun ini kita mendapatkan kategori Pratama. Dukungan sangat diharapkan agar menjadikan Buton ini benar-benar menjadi kota layak anak,” tandasnya.(Adm/Jaka).
