HalmaheraSelatan, Penaaktual.id – Pengelola sekaligus pengawas lapangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Rahman alias Mances, membantah tuduhan intimidasi yang dialamatkan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diterima SPBUN Sayoang disalurkan kepada nelayan sesuai peruntukannya. Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas pemberitaan yang berkembang mengenai dugaan intimidasi dan penyimpangan penyaluran BBM subsidi.
Menurut Mances, kedatangannya ke kediaman Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Halmahera Selatan, Nindon Matoro, semata-mata untuk meminta penjelasan terkait pemberitaan yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk mengintimidasi maupun mengancam siapa pun.
“Saya datang hanya untuk meminta penjelasan mengenai pemberitaan tersebut. Tidak ada maksud mengintimidasi ataupun memberikan tekanan kepada siapa pun,” ujar Mances.
Menanggapi tuduhan penyimpangan penyaluran BBM subsidi, Mances menegaskan bahwa seluruh kuota BBM subsidi yang diterima SPBUN Sayoang selama ini disalurkan kepada nelayan sesuai peruntukannya. Ia membantah adanya penyaluran BBM subsidi kepada pihak lain sebagaimana yang diberitakan.
Menurutnya, SPBUN Sayoang berkomitmen memberikan pelayanan kepada nelayan sesuai fungsi dan tujuan pendiriannya. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat menerima informasi secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta diperoleh.
Mances juga menyatakan siap memberikan penjelasan apabila diperlukan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai hak jawab atas pemberitaan sebelumnya yang memuat pernyataan Ketua DPD HMNI Halmahera Selatan mengenai dugaan intimidasi dan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi di SPBUN Sayoang.(M1).












