Baubau, Penaaktual.id – Pemerintah Kota Baubau terus berupaya menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan efisien bagi dunia usaha. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penerapan Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS-RBA) versi terbaru, yang mulai disosialisasikan kepada pelaku usaha dalam kegiatan resmi di Hotel Mira, Selasa, 25 November 2025.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si, mewakili Wali Kota Baubau. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penerapan sistem baru ini merupakan bagian penting dari transformasi pelayanan publik di bidang perizinan.
“Kota Baubau memiliki potensi besar di sektor perdagangan, jasa, perikanan, dan pariwisata. Karena itu, kemudahan berusaha dan transparansi perizinan menjadi kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar La Ode Aswad.
Dengan hadirnya OSS-RBA versi terbaru, pelaku usaha dapat mengurus izin berdasarkan tingkat risiko usahanya, baik kategori mikro, kecil, menengah, maupun besar. Sistem ini mengadaptasi prinsip bahwa tidak semua usaha harus melalui prosedur rumit semakin rendah risikonya, semakin sederhana proses izinnya.
Melalui mekanisme baru tersebut, pelaku usaha kini akan mendapatkan:
-
Alur pengurusan perizinan yang lebih jelas,
-
Integrasi data lebih cepat,
-
Pengurangan hambatan administratif, dan
-
Kemudahan dalam pemantauan izin secara digital.
La Ode Aswad berharap percepatan layanan ini mampu mendorong peningkatan investasi daerah serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat Baubau.
Kegiatan sosialisasi ini diadakan untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami perubahan substansi kebijakan, alur bisnis proses OSS terbaru, hingga mekanisme pengawasan perizinan berbasis risiko.

“Ini merupakan langkah strategis. Pelaku usaha harus memahami perubahan sistem agar penerapannya efektif dan tepat sasaran di tingkat daerah,” tegasnya.
Ia juga mengajak peserta aktif berdiskusi, memberikan masukan, dan menyampaikan kendala yang selama ini mereka hadapi. Melalui evaluasi tersebut, Pemkot Baubau berharap implementasi OSS-RBA dapat terus disempurnakan.
Dalam penutup sambutannya, La Ode Aswad menegaskan bahwa Pemkot Baubau siap memberikan dukungan penuh terhadap penerapan OSS-RBA, termasuk:
-
peningkatan kapasitas aparatur perizinan,
-
integrasi sistem layanan berbasis elektronik, dan
-
pembentukan pelayanan yang lebih responsif terhadap perkembangan dunia usaha.
Transformasi perizinan ini menjadi bagian dari komitmen Baubau untuk menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, modern, dan kompetitif, sejalan dengan upaya memperkuat posisi Baubau sebagai daerah strategis di kawasan Indonesia Timur.(Adm/Jaka).












