Buton, penaaktual.id – Sebanyak 23 tim yang terbagi dalam 5 group ikut berkompetisi di Turnamen Futsal Kamaru Cup 2025. Camat Lasalimu Dr. La Ode Zahaba, S.H.I., M.Si menghadiri sekaligus membuka secara resmi turnamen tersebut yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Minggu, 7 September 2025.
Pertandingan pembuka antara Ginseng Buton FC dari Kamaru versus Avostar FC dari Lagundi ditandai dengan tendangan perdana Camat Lasalimu ke arah gawang yang langsung disambut antusias warga.
Pertandingan tersebut di menangkan oleh Avostar dengan skor 2-1. Riuh sorak-sorai penonton membuktikan futsal bukan hanya olahraga, tetapi juga hiburan sekaligus pemersatu masyarakat.
Camat Lasalimu, Dr. La Ode Zahaba menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan olahraga tersebut. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda sekaligus melahirkan bibit unggul di bidang olahraga futsal.
Ia berpesan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari segala bentuk provokasi. Nilai mulia budaya tetap dijunjung tinggi sehingga kecamatan lasalimu tetap kokoh dan mempertahankan tali asih antar sesama desa. Junjung tinggi sportivitas dan bertanding dengan sehat.

“Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet terbaik yang bisa mengharumkan nama daerah di ajang yang lebih besar, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Yang tidak kalah penting, mari kita junjung tinggi semangat sportivitas selama berkompetisi,” ujarnya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Anggota DPRD Buton, Rudin, S.Sos, Kapolsek Lasalimu, IPDA Munawar, Ketua TP. PKK Kecamatan Lasalimu, Siti Marlina, S.Ag serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, Rudin mengatakan, turnamen futsal ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan pemuda.
Selain itu, turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan membina bakat generasi muda.
” Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menyalurkan hobi, juga memperkuat persatuan pemuda dan masyarakat. Jadi jangan bawa minuman keras dalam arena olahraga,” tandasnya.(Adm/Jaka).












