Dikeluhkan Warga, Kadishub Sultra Tinjau Pelabuhan Ferry Kamaru-Wanci

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Rajulan tinjau langsung kondisi jalan serta sarana dan prasaran yang dikeluhkan pengguna jasa angkutan kapal ferry Kamaru-Wanci.

Buton, Penaaktual.id – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Rajulan tinjau langsung kondisi infrastruktur dan sarana serta prasarana penunjang pelabuhan Ferry di Kamaru, Kecamatan Lasalimu, Sabtu 28 Juni 2025.

Muhammad Rajulan mengatakan kondisi infrastruktur penunjang kelancaran penyebarangan pelabuhan kapal Ferry Kamaru-Wanci rusak sehingga dikeluhkan masyrakat. Olehnya itu, butuh perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Ihwal hal tersebut, Rajulan langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi infrastruktur serta sarana dan prasarana fasilitas umum yang belum terbangun di pelabuhan setempat. Pelabuhan penyeberangan Ferry ini menghubungkan Kabupaten Buton- Kabupaten Wakatobi (Kamaru-Wanci.red)

Kata dia, pemenuhan fasilitas umum dan penunjang pelabuhan penyeberangan Kamaru-Wanci menjadi kewenengan Dinas Perhubungan Prov. Sultra.

“Pembangunan kloset/WC dan kamar mandi harus segera dibangun. Bangunan harus kokoh tentunya dengan menggunakan bahan yang berkualitas,” ujarnya saat meninjau pelabuhan penyeberangan Ferry Kamaru-Wanci.

Menurutnya, Dishub Prov. Sultra membangun WC dan kamar mandi sebagai fasilitas umum untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pengguna jasa ASDP (Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry) di wilayah tersebut. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan adanya tempat yang layak untuk buang air.

“Kalau kebersihan terjaga maka orang akan ragu untuk membuang sampah sembarang tempat. Contohnya seperti di bandara dan hotel orang ragu untuk mengotorinya karena di jaga kebersihannya,” ucapnya.

Kunjungan kerja kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara di Kecamatan Lasalimu dalam rangka pengecekan langsung kondisi infrastruktur dan sarpras pelabuhan penyeberangan Kamaru-Wanci.

Tahun anggaran 2025, lanjutnya, ada beberapa kegiatan yang diaksanakan dibeberapa pelabuhan penyeberangan salah satunya pelabuhan penyeberangan Kamaru – Wanci.

“Kondisi jalan rusak dan berlubang menjadi hal yang paling mendesak untuk dikerjakan. Olehnya itu, Dishub Prov. Sultra menganggarkan penimbunan dan pengerasan jalan. Dengan dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memperbaiki semua fasilitas yang ada dan di lakukan secara bertahap walaupun sekarang anggaran lagi terbatas dengan adanya efisiensi,” jelasnya.

Muhammad Rajulan menyarankan sebelum penimbunan jalan rusak dan berlubang, tindakan pertama adalah pembuatan drainase guna mengantisipasi terjadinya genangan air di badan jalan sehingga air bisa keluar lewat saluran pembuangan.

Teranyar, tanggal 1 Juli 2025 Dishub Prop.Sultra bakal melakukan penagihan retribusi dengan sistem elektronik atau E-Tiketing. Saat ini Dishub Prov. Sultra gencar melakukan sosialisasi penggunaan E-Tiketing.

Ia menambahkan E-Tiketiing ini baru berlaku untuk penumpang angkutan darat. Sementara untuk angkutan laut pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak ASDP. Agar kedepan bisa mengggunakan E-tiketing untuk mempermudah akses mendapatkan tiket guna mengantisipasi bisnis calo tiket,” tandasnya.(Adm/Jaka).

Bagikan Postingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *