Bupati Buton Dorong Percepatan Tapal Batas Antar Wilayah di Sultra

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra dorong percepatan penetapan tapal batas saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPD RI.

Jakarta, Penaaktual.id – Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra mendorong percepatan penegasan dan penetapan tapal batas antar wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini dilakukan guna untuk mencegah konflik antar kabupaten atau kota dan memastikan pemekaran wilayah dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan.

Alvin mengatakan penegasan tapal batas sangat penting untuk mencegah konflik antar wilayah, terutama terkait hak milik dan administrasi. Selain itu, batas wilayah yang jelas juga merupakan syarat penting untuk pemekaran wilayah.

Hal tersebut, diungkapkan saat menyampaikan pandangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Kabupaten Buton di Ruang Rapat Sriwijaya, Gedung B Lantai 2, Kompleks DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 14 Mei 2025.

Lebih lanjut, Alvin menyampaikan agar penyelesaian tapal batas tidak hanya bersifat administratif, namun juga harus disertai dengan penetapan titik koordinat yang jelas agar tidak menimbulkan konflik di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Bupati Buton menyuarakan agar memperoleh dana bagi hasil (DBH) yang optimal dari pemerintah pusat. Hal ini bertujuan untuk mendukung pembangunan daerah, terutama dalam hal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan partisipasi masyarakat dalam pendanaan kebutuhan desentralisasi.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, didampingi Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra saat RDP di gedung DPD RI.

“Kami berharap DPD RI dapat mendorong perhatian pemerintah pusat agar Buton memperoleh Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih optimal,” tegasnya.

Bupati daerah penghasil aspal terbesar di dunia itu berkomitmen memperjuangkan penguatan identitas daerah serta memastikan setiap regulasi nasional yang disusun berpihak pada kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buton.

Informasi tambahan, pada RDP tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, Bupati Konawe, Yusran Akbar, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Wakil Bupati Kolaka H. Husmaluddin, Wakil Bupati Muna, Laode Asrafail dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Muhammad Farid.(Adm/Jaka/Zydant).

Bagikan Postingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *