Buton, Penaaktual.id – Polsek Lasalimu hingga sekarang belum mampu menangkap pelaku yang telah membunuh Wa Puru warga kelurahan Kamaru, Kecamatan Lasalimu. Bahkan, kasus tersebut sudah berjalan hampir memasuki 7 bulan lamanya. Masyarakat pun menuding polisi seakan santai dan tak serius menangani kasus tersebut.
Ihwal, hal tersebut aliansi mahasiswa Cipayung Plus gelar aksi damai di depan Mapolsek Lasalimu. Mendesak polisi segera menuntaskan teka teki kasus pembunuhan yang terjadi agar pelaku segera ditangkap yang hingga kini masih bebas berkeliaran.
Koordinator lapangan (Korlap) aliansi mahasiswa Cipayung Plus, Jo, menyampaikan aksi tersebut bertujuan menanyakan dan mengawal kelanjutan proses penyidikan karena tidak ada kejelasan terkait proses penyelasaian kasus yang sudah di adukan keluarga korban.
Kata dia, lambatnya kinerja aparat kepolisian menangkap pelaku pembunuhan tersebut membuat petani menjadi resah dan was-was dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
“Kami sangat sesalkan lambatnya kinerja Polisi karena kita duga mereka tidak serius dalam menyelesaikan kasus ini, bahkan kami duga ada kongkalingkong dengan pelaku,” kata Jo, Senin, 27 Januari 2025.
Terkait kasus tersebut, Kapolsek Lasalimu, IPTU. Subagiyo. HS, mengatakan pihaknya telah melakukan proses penyelidikan secara profesional dan kasus tersebut telah di tarik oleh Polres Buton agar proses penanganannya cepat diselesaikan.
“Kasus tersebut kami tidak limpahkan namun ditarik oleh Polres Buton untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Lasalimu, Aipda Erik Bason menambahkan aduan laporan (LP) masuk tanggal, 1 Agustus 2024. Kemudian tanggal, 2 Agustus 2024 Polsek Lasalimu menindak lanjuti dengan membuat surat perintah penyelidikan (SP) dan SP tugas penyelidikan guna melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 10 orang.
“Saya bersama rekan-rekan polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari pagi hingga sore. Hasilnya kami temukan 1 potong kayu balok dari hasil reka ulang penemuan korban,” ungkapnya.
Lebih lanjut, hasil visum dokter Puskesmas Kamaru terdapat tanda kekerasan tanpa indikasi lain. Korban sempat di rujuk ke RS Baubau. Walaupun kasus ini telah di tarik oleh Polres Buton untuk penanganan. Namun Polsek Lasalimu tidak ada indikasi untuk mengabaikan kasus pembunuhan tersebut.
“Untuk informasi detailnya terkait perkembangan proses penyelidikan kasus ini adik-adik silahkan ke Polres Buton. Kami siap mengawal dan mengakomodir adik-adik bila dibutuhkan,” tutupnya (Adm/Jaka).












